Powered By Blogger

Minggu, 12 Februari 2012

PACAR

Menurut gue, pacar itu bukan berarti the closest boy/girlfriend. Emang agak abnormal sih kedengarannya tapi beberapa orang pasti setuju sama statment gue barusan. Beberapa artis menganggap pacar adalah sesuatu yang paling dekat dengannya(mungkin). Contohnya @Petra_sihombing, gue pernah mergokin dy upload photo yang ia beri judul “pacar baru kelahiran (berapa gitu, gue yang lupa tahunnya)” dan setelah gue buka ternyata yang di upload adalah sebuah sound system baru yang baru dimilikinya. @Morgan_oey juga pernah meng-upload photo yang dy klaim sebagai pacarnya eh tapi ternyata gambarnya bukan seorang wanita melainkan suatu barang. Dan yang terakhir adalah gue, gue pas SMA dulu menganggap sepeda motor Supra Fit keluaran tahun 2005 gue sebagai pacar. Gimana engga, setiap hari gue kemana-mana sama dy. Kejadian senang, sedih bahkan tragis juga gue alami bareng dy. Lebih dari pacar kan kalo gitu namanya. Mungkin saat itu juga karena keadaan gue sedang gak punya pacar, jadi gue sampai menganggap bahwa sesuatu itu pacar gue. Tapi untuk kedua artis yang gue sebutin diatas, gue gak tau alasannya karena pas gue tanyain ke mereka, mention gue gak di bales #nyalainshower
Kalo orang yang sudah berpacaran, selalu memanggil pacarnya dengan “sweety, honey, baby, darling, cinta, sayang” dll. Nah sekarang masalahnya, panggilan-panggilan tersebut tidak selalu di tujukan kepada pasangan kita. Di dunia perkuliahan misalnya, mereka memanggil teman mereka dengan embel-embel “ciinnn” di belakangnya. Semisal “Eh elo kemaren kemana aja sih CIINNN, gue cariin kemana-mana lho”. Kalian tidak dilarang untuk mendefinisikan bahwa mereka sedang pacaran lhoo. Haha. Sekarang ya, kalo peran seorang “pacar” itu mampu di gantikan dengan sesosok orang sesama gender atau sesuatu yang dekat dengan kita, apa salahnya menyebut mereka pacar?
Sekarang ya, ngapain sih kalian ribet banget untuk mempunyai sesosok pacar? Kalo yang kalian cari itu seseorang yang bisa able kapanpun lo mau. Kenapa harus pusing mencari seseorang, sesuatu juga banyak kan yaa. Tapi kalo lo nemuin ada orang yang seperti itu, gue rasa dy ada keturunan alien ato makhluk lain yang bukan berasal dari bumi deh. Sapa sih orang yang selalu ada saat kita sedih, nangis, kecewa, senang, ketawa, dll, gue rasa gak ada deh. Coba bayangin, pas elo lagi BAB trus lo kesakitan karena susah mengeluarkannya trus sampe bikin lo nangis, trus lo pengen ada pacar lo yang nemenin gitu? Sakit parah lo, kalo pernah berpikiran seperti itu. Lebih sakit, kalo ada orang yang melakukan itu. Haha
Jadi gue saranin, kalo kalian menyebut pacar kalian i mean pasangan atau sesosok orang yang benar-benar kalian cari selama ini, jangan sebut mereka dengan “sweety, honey, baby, darling, cinta, sayang”. Kalo gue sih, lebih suka di panggil Dear sama “pacar beneran” gue karena nama gue mengandung kata itu. Diarni, kata bokap artinya anak perempuan tersayang. Iya itu, dear jadi diar untuk mempermudah ejaan. Lanjut, kenapa gue milih lebih suka d panggil dear, ya karena lebih gak pasaran aja kalii. Trus, kan ada gosip tuh katanya ada alasan kenapa laki-laki lebih suka manggil pasangannya “sweety, honey, baby, darling, cinta, sayang”, yaitu untuk menghidari kesalahan manggil selingkuhannya. Tapi semua terserah padamu, gue mah bodo amat. Sekian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar